Menu


1. The Battle for the Bengkung
2. Gaining recognition for the  
    Leuser Ecosystem
3. Saving the Singkil Swamp
4. The Restoration of the
    Singkil-Bengkung Wildlife
    Corridor
  

 



YLI dan Polhut Sepakat Amankan Hutan Leuser

Posted 13/12/2007

Yayasan Leuser Internasional (YLI) dan Polisi Kehutanan (polhut) dari Aceh Barat, Nagan Raya, Abdya, Aceh Selatan dan Singkil sepakat untuk meningkatkan kerjasama dalam melakukan pengawasan terhadap kegiatan illegal di Kawasan Ekosistem Leuser (KEL). 

Komitmen ini dicapai bersama setelah selama 10 hari (3-12 Desember 2007) YLI memfasilitasi pelatihan penyegaran bagi polhut yang dilaksanakan di Tapaktuan Aceh Selatan. Pelatihan ini telah ditutup oleh Direktur Support YLI Erwin Abubakar, kemarin (12/12) di Aula Hotel Dian Rana. Hadir dalam acara penutupan ini Direktur Program YLI Yuswar Yunus, Manager Ekosistem YLI G.V. Reddy, Kepala Dinas Kehutanan dari 5 kabupaten di pantai barat selatan Aceh, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) dan pejabat dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) NAD. 

Dalam sambutannya Erwin Abubakar menyampaikan komitmen YLI untuk mendukung upaya peningkatan kapisatas polhut di Aceh. Setelah ini YLI akan melanjutkan kegiatan pelatihan yang sama untuk polhut di Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Tamiang dan Aceh Utara. 

Pelatihan ini dilaksanakan YLI sebagai salah satu program dari Proyek Hutan dan Lingkungan Aceh yang salah satu tujuannya adalah membangun kapasitas institusi pemerintah yang berkaitan dengan pengelolaan hutan. YLI mendukung upaya peningkatan kapasitas polisi hutan Aceh yang bertugas di Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) serta membangun koordinasi  dan jaringan informasi dengan instansi pemerintah yang mengawasi hutan di Aceh. 

 “YLI akan menjalin kerjasama yang sinergis dengan polhut Aceh dalam rangka mengamankan Leuser dari ancaman kerusakan,” katanya.

Melanjuti acara pelatihan polhut tersebut, YLI dan 20 peserta dari instansi terkait melakukan lokakarya sehari yang kemudian menyepakati dilakukannya pembagian informasi untuk memperkuat pemantauan di KEL. Selama ini setiap bulannya YLI mengeluarkan laporan hasil pemantauan kegiatan illegak yang terjadi di KEL.

“Diharapkan laporan YLI ini ditindaklanjuti oleh instansi yang berwenang,” kata Erwin Abubakar.

 
           Copyrights 2007 by Ade Swandhana (Leuser International Foundation) All rights reserved                            Home | Contact Us